This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 19 Agustus 2016

Bidadari-Ku | Arya Gusti Samudra | Poenya Puisi



Bidadari-Ku
Karya : Arya Gusti Samudra
Seputih salju selembut sutra
Kenyamanan kasih hangat belaianya
Tipis lantunan sauara merdunya
Bergelombang mahkota kehormatanya
Kesucian astanah tak terjamak
tersimpan dalam kerormatan kayangan
 Bagi harta berharga firdausnya kelak

Intan permata harta ternilai dunia
Sampah momok mengerikan kehidupan
Ceriah embun pagi himalaya
Isap tangis kubangan virus nular

Tudung raksasa tak berpengaruh
Bersikap liar ala kelinci berbulu putih
Menghapus segala realitas ikatan sakral

Minggu, 07 Agustus 2016

Benci | Arya Gusti Samudra |



Benci
karya:Arya Gusti Samudra
Kapan, kranda menjemputku
Penak hati ini tertimbun lubang hitam
Perih nanah ini tertabur garam dapur
Iri raga ini pada mata bercucuran fatamorgana
Diam asu diam jangan meng gong gong dirimbunya malam
Biorgrafi getir banyak merancang pondasinya
Jangan salahkan dia, diam kau
Yang hanya diam termenung berpangku tangan
Silahakan penggal
Cincang cincang
Jikalau dapat melepas borgol, ditangan ini
Aku tak butuh kau
Juga dirimu
Aku tak takut ataupun gentar
Sukma telah lama fakum
Aku hanyalah astanah dalam lubang hitam tak terjangkau

Rabu, 03 Agustus 2016

DALAM BERLIAN



DALAM BERLIAN
Afsun surya, tak berarti dalam
Samudra, tak berarti daim drajadnya
Agah baradun, tak berarti akmal melingkar
Akmal melingkar, tak berarti bengak lisannya
Murka lisan berakal, tak berarti dar dedak
Dar dedak maestro drama dalam penggung
Mungkin perumpaannya
Belaga cerdik berputar seratus delapan puluh
Cerdik tak berarti akmal babad sari jejak musafirnya