This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 30 Mei 2016

Tunas Harapan Baru





  Setiap saat ku berimimpi tentang sebuah angan akan arus air dari pegunungan.dan ku nyakin arus air itu takan bisa bisa dibendung oleh apapun juga,karna arus air mengalir begitu selarasnyasatu sama lain menjadikan arus air itu kuat.Setiap hari ribuan ikan hidup didalamnya membangun sebuah ekosistem kehidupan.Ketika musim panas datang tumbuhan tumbuhan hijau didalam pegungan itu melindungi setiap makluk hidup yang hidup didalamnya, dan ketika salah satu dari makluk hidup itu mati,muncullah sebuah generasi baru untuk menggantikannya generasi  lama,demuanya akan terukir kembali sebuah cerita tentang jalannya sebuah kehidupaan yang begitu keras seperti batu intan.
  Harapan baru muncul siling menggantikan sebuah harapan lama dan harapan lama dilanjutkan oleh harapan baru.Ketika harapan baru itu mulai dengan anganya,hambatan mulai menghadang mereka jurang sangat dalam menghadang langkah kakinya sang generasi aru itu untuk mencapai tujuan mulia dan besar merek,ketika mereka berhasil menghadapi dan melwatiny maka mereka akan mendaptakannya,tapi jikalau mereka masuk kedalam jurang itu,maka semuanya berakhir.
  Kehidupan didunia ini memanglah berat karna mereka setiap malam dan siang melawan beratnya sebuah kehidupan belum tentu mereka mendapatkan apa mereka inginkan.Tetapi ada pohon  hanya sekedar duduk manis melihat gejolak hidup mereka mendapatkan apa mereka mau,mereka adalah pohon pohon sangat beruntung karna tak perlu bersusah payah mereka mendapatkannya .
  Maka berberanglah didunia berimu misteri dan beribu gejolak siapa saja mampu menghadapinya mereka akan mendapatkannya dan mereka tidak mampu menghadapinya maka mereka adalah sampah dijalanan.maka berjuanglah gunakan kemampuan,ide,dan kekuatanmu lawanlah setiap rintangan dihadapan kalian janganlah gentar tataplah langit biru dan teguhkan hati kalian,ucapkalnah mari berberanga dan aku pasti menjadi sebuah legenda diatas legenda ,menjadi terbaik diatas terbaik.

Kamis, 26 Mei 2016

Ketika Janji Menjadi Sebuah Permainan Belakang




  Sebuah harapan telah terkubur lama dialam lubang neraka jahanam,Rasa hancur ketika sebuah harapan tak lagi bisa dipegang dan ketika sebuah janji menjadi sebuah permainan belakang,ketika itulah semuanya saling mencari sebuah ketulusan hati sampai kenegeri  semua itu ada.Kapan kah sang burung putih dari surga itu tau tentang sebuah penantian,apakah semuanya tidaklah mengerti arti sebuah ketaguhan hati.Apa mungkin dunia ini telah tertutup butiran debu panas dari segitiga bermuda dilautan lepas.
  Kini ku sedikit mengerti tentang sebuah penantian,begitu lama mengakibatkan hati ini terasa sesak tertindih ribuan gunung digaris katulistiwa,apa inikah.Dinamakan keteguhan hati seorang musafir yang berjalan ditengah tengah ombak dilaut merah tuk menunggu sebuah jawaban kepastian dari tuhan.
  Ketika matahari berada dikening rambutku,ketika itulah ku melihat burung putih itu berada dihadapan ku.Begitu membuat hati ini sesak sampe tak bisa mengeluarkan sedikitpun hembusan nafas,bukannya sudah seribu tahun berlalu tapi masih sajah hati ini merasakan sebuah rasa ,apakah mungkin kenangan yang sudah berada jauh didalam neraka jahanam bisa disambungkan tanpa sedikitpun bekas sambungan itu.
  Andaikan tuhan tahu betapa beratnya  rasa ini,kenapah tidak ada lagi yang bisa menaklukan sang musafir ini.Apakah mungkin tuhan berniat menguji keteguhan hati sang musafir.semoga kau segera mengerti tuhan betapa teguhnya hati ini seribu burung mungkin bisa mengukir namanya didalam dadaku,tapi tak satupun yang dapat mengukir namanya didalam jantungku selain sang burung putih dari surga itu.
  Ketika memang inikah takdir musfir, ku jalani dengan memohon selalu berada dinaungan dirimu ya tuhan.Janganlah  buat hati ini goyang ketika telah membuat sebuah pilihan,dan ini lah pilihanku tuhan.Ku ingin bersama burung putih itu walaupun hanya  1 hari dihidupku,tapi tak peduli mungkin hanya satu hari akan ku buat serasa seribu tahun lamanya karna tuhan telah memberikan batas waktu panjang itu kepadaku. Puji syukur tuhan ku berikan hanya kepadamu.
  Begitu menyat hati memang.Tapi haruskah ku melawan,haruskan ku menangis sampai kapan.satu hari ini akan ku buat kau jadi ratuku akan ku buat kau tak mampuh melupakan hari ini waloupun malaikat maut telah menjemputku,akan ku buat kau terus mengingatnya.Hanya engkaulah satu satunya burung utusan tuhan  yang mampu membuat diri ini bergetar kencang seperti terkenan goncangan naga bumi .

Jumat, 20 Mei 2016

Jangan Menyiaakan Detikumu Jika Tidak Ingin Menyesal



  

 Ketika sebuah meriam terhempas deruh ombak,ketika semuanya terdiam membatu, ketika tidak ada lagi kesempatan kedua,ketika itu semuanya telah menjadi sebuah kenangan.jikalau itu semua terjadi apalah daya ku,haruskah aku diam,haruskah aku membiarkanya terjadi acuh tak acuh.jikalau kendak tuhan bisa diubah,jikalau semuanya ku ketahui,maka semua itu pasti bisa ku cegah.Tapi tuhan berkata lain.semua yang telah terjadi takan bisa terubah waloupun ku taruhkan nyawaku sebagai penggantinya.
  Kini kujalani seribu kenangan disaat itu semua belum terjadi.sunggu membuat jiwa ini merintih kesakitan,karna sebagai sang kesatria adam ku tak bisa berbuat apa apa,ku hanya diam berdiri melihat semua itu terjadi.apakah salahku,apakah yang harus ku lakukan tuhan disaat itu semua terjadi.haruskah ku lawan seribu hujatan darimu,haruskah ku lawan kehendak mu tuhan.Apa mungkin itu bisa sedikit merubah semuanya atau itu hanya sia sia tak berarti sedikitpun dihadapanmu.
  Dan jikalau semuanya memang terjadi tanpa bisa dibendung ataoupun dilawan,maka akan ku terima dengan lapang dada dan menerimanya dengan iklas karna waktu yang sudah terukir tak mungkin diubah tapi waktu yang telah terukir bisa kita perbaiki menjadi lebih baik.
 Ketika datang burung ababil utusan sang raja alam semesta,berbicara padaku  janganlah sia siakan detik demi detikmu maka kau akan menjadi manusia paling bahagia didunia ini,tapi jika kamu menyiakan waktumu waloupun itu hanya 1 detik maka niscaya kamu akan menyesal seribu tahun dalam renungan emosi jiwa.


Senin, 16 Mei 2016

Ketika Cahaya Menyelamatkanku




  ketika cahaya merah dari ufuk timur menyinari gelapnya jiwa yang tersesat. Entah kemana. Dan ketika cahaya menyinari jiwa itu, hangatnya sebuah ketulusan engkau telah berikan ketenangan, kedamaian, dan keabadian cinta. Semua membuat jiwa ini merasa kehangatan yang membuat seluruh tubuh bergerak sendiri dan sungguh membuat jiwa ini terbang untuk memilikki sebuah tujuan bagaikan serangkai arus air. Air yang sangat jernih dan tenang. Seperti inilah yang telah  tersusun rapi dari dirimu wahai tuhanku.Yang pada awal arus air sangatlah keruh dan arus air yang berantakan seperti angin yang berhembus melingkar secara cepat dan membingungkan. Kini Tlah berubah menjadi nada-nada kehangatan dalam suratan jiwa yang telah kau takdirkan.
   Dan semoga sinar hangat.Bersinar dihembusan angin di pagi hari.Bersinar didetik jiwa ini,berada karna sinarmu.Membuat jiwa.kesepian ini mengerti sebuah kehidupan,kau tau wahai
sinar,menyinariku hingga membuatku bangkit,dari sebuah lubang hitam black hole,begitu mengerikanya lubang itu.Kau buat dengan sangat indah,untuk melengkapi tata surya.Kau buat dengan luar biasanya,Tuhan.
   Duhai raja dari segala raja,diseluruh tata surya dijagat rasa,beribu rahasia belum dipecahkan oleh akal fikir makluk tercerdasmu.wahai tuhan kau telah memberiku sedikit waktu,hanya sekedar mengukir sebuah tinta emas.Disejarah hiudupku.untuk masa keabadianku kelak dialam baka,ku pinta wahai sang maha pengasih,ku hanya ingin hidup bersama dengan cahaya, sampei batas waktu yang telah engkau berikan.kepada diriku.Setidaknya hidupku akan lebih berharga bersama sang cahaya yang hangat itu yang telah menolongku dari lubang hitam yang sangat menyakitkan.

Selasa, 10 Mei 2016

Kisah Sepasang Sejoli | Anjaz Punya Syair

 seuntai benang merah yang terkait rapih, menghubungkan dua sejoli yang sedang dimabuk asmara dinegeri yang ditumbuh bunga. Yang dibawa oleh dewa wisnu, setelah melalui 4 serangkai yang dihitung dalam hitungan sasi. Akhirnya benang merah yang dirajut rapih, oleh dua sejoli itu pun kandas. karna benang yang mereka kira dan mereka rajut akan kuat sampe akhir hayatnya ternyata kandas diumur yang baru sebesar biji kopi luwak.

 duhai belahan jiwaku kini didepan langit yang begitu cantik dan mempesonanya kita bersumpah jikalau kita memang ditakdirkan untuk bersama didunia ini waloupun badai menerjang dengan dasyatnya,jikalou kita memang ditakdirkan bersama niscaya hal itu tak mungkin bisa memisahkan dua burung yang saling memadu kasih tapi bila memang kata tak ditakdirkan bersama sekauat apapun dan sekokoh apapun pondasi cinta kita pasti akan hancur juga.

  wahai belahan jiwaku jikalu memang kita berjodh mari kita lalui hari hari kita dengan kasih sayang yang begitu manisnya dan kita lalui dengan rasa bersyukur kepada zat yang mengizinkan kita bersama didibawa naungan ashadualahilahailalohwashadualamuhamdanrosululoh dan kita senantiasa saling mengingatkan apabila salah satu dari kita memiliki kesalahan karna hati setiap insan permata tiada yang tau melainkan dirinya dan tuhan yang maha esa.

 Dan jikalou memang kita tak ditakdirkan bersama dalam hasrat jiwa dan raga kita apa hal yang kita harus lakukan jikalau memang itu hasil akhir yang harus kita terima tidak usah menangis tidak usah merajuk tidak usah menyalakan siapapun atas takdir yang telah tersusun rapi didalam kibat perjalanan makluk hidup mungkin tuhan telah memiliki jalan lain yang lebih baik untuk kita dan jagalah dirimu baik baik karna kini aku sudah tidak ada disampingmu lagi dan kini kau yang harus memilih jalanmu sendiri jangan pernah salah mimilih karna takdir ditangan tuhan tapi kita juga dapat merusak takdir yang tersusun rapi dengan jalan yang kita pilih.


Minggu, 08 Mei 2016

Keteguhan Hati Sang Kesatria Hitam


   angin topan yang menerpa indahnya sebuah pepohonan dipegunungan himalaya tidak mungkin bisa menghentikan langkah kaki yang kuat ini bahkan tajamnya sebuah golok naga tak akan mampuh menggoreskan luka dikulit yang suci ini dan  panasnya terik matahari tidak akan mampu mempu mejatuhkan semangatku karna semangatku itu lebih besar dari pada panasnya matahari,kuatnya angin topan dari neraka tidak lebih kuat dari pada semangatku yang sekuat batu rubik yang berkilau merah api neraka yang begitu menggambarkan kuat dan begitu tanggungya sang kesatria hitam.
   Sang kesatria hitam adalah lambang dari orang yang terbuang dan mencoba menunjukan siapa dirinya,kenapa dia lahir didunia ini, apakah tujuan hidupnya yang sebenarnya apakah tuhan menciptakanya untuk berada dikegelapan yang begitu dingin dan menyakitkan, apakah tuhan menciptakan sang kesatria dengan tujuan lain.
   berputar terus berputar otakku serasa berada didalam lingkaran hitam yang tidak mungkin ada jalan terang didepannya ku coba bertanya pada bintang,ku tanya pada bulan,ku tanya pada burung pipit yang sedang terbang tinggi dilangit merah delima tetapi mereka semua membisu seakan mereka tak sudih menjawab semua yang ku tanyakan.
   semuanya itu seakan membuatku terpuruk kini ku yakin pada semuanya akan ku kejar angan anganku setinggi langit ke 7 kan ku kejar semuanya dan kan ku hadapi siapa saja yang menghalangiku waloupun itu cuaca yang tajam setajam pedang yang terhulus mengincar mangsanya dan kan ku tangkis semua itu dengan keteguahan hatiku yang sudah berporos pada satu titik terkuatku yaitu kepadamu tuhan pencipta alam semesta ini.
 
   

Syair Tujuan Hidup Sang Makluk Cerdas Manusia



   Bagaikan bongkahan emas didalam sangkar yang begitu manis dan elegannya  orang yang berada didalamnya  dan sebuah ukiran bernuansa  islami yang mengelilingi  bingkai emas itu bagekan berasa dinegeri  yang  sinarnya selalau berporos pada langit yang tidak bisa dijangkau oleh akal fikir makluk cerdas seperti manusia.

   Tiada lah seorang pun berfikir di alam fana ini apalah tujuan orang hidup dialam fana ini,apakah sebuah jabatan,apalah sebuah pundi pundi kekayaan kalo yang kitab butuhkan hanyalah tiket jembatan putih menuju alam keabadian dinegeri  yang dihuni oleh bidadari cantik nan elok rupanya yang dapat membuat siapa saja yang melihatnya terpanah oleh api suci dari tuhan yang maha esa.

   Disanahlah keabadian yang benar benar nyata disanahlah tempat apapun yang kau inginkan pasti itu yang kau dapat karnah tuhan telah berkata didalam kitab penunjuk jalan arah manusia menuju keabadian yang kekal  yang tersusun rapih bagekan tiada sedikitpun cacat yang tersembunyi dikitab itu.


   Apakah kau wahai makluk cerdas seperti manusia tidak pernah berfikir sedikitpun mengenai makna yang terkandung didalam kita seribu satu penyelesaian manusia apakah manusia telah sengaja mengabaikan peringatan dan juga bantuan yang telah tuhan catata secara tertulis dan bahkan terukir rapih nan elok dikulit unta yang gagah perkasa,mengertilah mengertilah ku pinta padamu duhai makluk kebanggaan tuhan 

Jumat, 06 Mei 2016

Syair Dari Gurun Sahara



    Mengukir seuntai syair Dalam sehelai bulu finik yang ditulis dengan merahnya hati seorang pujangga dari gurun sahara karna dari sanahlah semua itu dimulai dan dari sanahlah sang pujangga mengukir sebuah cerita yang begitu menyayat hati dalam jiwa sang pujangga itu tiada hari demi hari yang tidak dilakukan dengan mungukir sebuah cerita mengenai hari harinya dikota kelahiran pujagga agar dunia tahu betapa berlikunya dan sakitnya seorang pujangga itu. `
    Dan begitu dalam bahkan samudra dan lautan tidak mampuh melampoi dalamnya rasa yang terukir didalam hati pujangga itu apakah dunia itu adil apakah tuhan tidak melihat begitu dalamnya rasa sakit yang telah terukir didalam hatinya dan apakah tuhan tidak merasa ibah kepada dirinya dan membiarkan sang pujangga itu merasakan rasa sakit disetiap harinya wahai tuhan pecipta alam semesta kau maha penguasa lagi maha pengsih semoga surat yang diantar oleh burung finik yang ku tulis dikegelapan malam yang sama halnya seperti gelapnya hatiku yang tidak pernah ada sedikitpun cahaya yang menyinarinya.
    Tuhan semoaga seutas surat itu membuatmu tahu tentangku yang begitu hinanya dan begitu buruknya diriku tapi terlepas dari itu semua semoga tuhan tahu kalo memang seandaainya didalam hariku tidak ada cehaya yang menerangiku selama nafas masih berhembus maka tuhan ku pinta dan ku berdoa agar kau mengakhir hariku yang tiada artinya yang begitu sakitnya dan membuatku hidup dalam kegelapan akhirilah tuhan akhirilah janganlah kau perlama hidupku karna itu semua membuatku merasa semakin sakit ku pinta darimu wahai tuhan pecipta alam semesta.

Senin, 02 Mei 2016

Sacrifices And Waiting


  Seribu Lautan Ku susuri demi menjangkau dirimu bulan purnama terus menemaniku disetiap malamnya dan teriknya matahari membakar setiap kulitku badan ini mulai terasa pada batas kemampuanya mungkin kini hanya menunggu detik detik terakhir tubuhku bertahan menghadapi gejolak rintangan yang menatap tajam kearah diriku yang begitu sadis tapi semua itu tiada artinya jika engkau tak pernah memandang ataoupun menengok kepada ku sampe berapa tahun sampe berapa lama dirimu terus berhati batu apakah tiada sedikitpun dari bagian tubuhmu yang mengerti arti dari sebuah penantian dan keseriusan dariku apa benar semua kata yang dikatakan burung belibis tentang dirimu itu.
  Semoga semua perkataan burung belibis itu kepada ku bohong aku selalu nyakin pada dirimu dan aku yakin pada kehendak langit jika salah satu dari tubuhmu mengerti arti dari semua rasa didalam jiwa ini dan semoga kamu mengerti akan semua itu sebelum malaikat maut menjemput diriku karna jikalau itu terjadi semuanya sudah terlambat.
 Jikalau memang dirimu tidak mengerti sampe malaikat maut menjemput diriku maka akan ku utus burung dari surga untuk mengantarkan sebingkai surat dan setangkai bunga surga untukmu agar kau tau semuanya dan aku tidak menyesal jika itu memang harus terjadi karna diriku baru merasakan apa itu yang dinamakan sebuah rasa yang membuat diriku tak bisa berbuat apapun selain melihat dirimu dari kejahuhan.
  setiap malam ku ukir sebait cerita yang ku tempel dilangit yang berhiaskan beribu bintang yang begitu cantik nan menawan agar dirimu tau semua isi rasa dalam jiwa ini biar setelah ku tiada kau terus melihatnya disetiap malam malam yang bertaburkan bintang dilangit nusantara