Bagaikan bongkahan emas didalam sangkar yang begitu manis dan elegannya orang yang berada didalamnya dan sebuah ukiran bernuansa islami yang mengelilingi bingkai emas itu bagekan berasa dinegeri yang
sinarnya selalau berporos pada langit yang tidak bisa dijangkau oleh
akal fikir makluk cerdas seperti manusia.
Tiada lah seorang
pun berfikir di alam fana ini apalah tujuan orang hidup dialam fana ini,apakah
sebuah jabatan,apalah sebuah pundi pundi kekayaan kalo yang kitab butuhkan
hanyalah tiket jembatan putih menuju alam keabadian dinegeri yang dihuni oleh bidadari cantik nan elok
rupanya yang dapat membuat siapa saja yang melihatnya terpanah oleh api suci
dari tuhan yang maha esa.
Disanahlah
keabadian yang benar benar nyata disanahlah tempat apapun yang kau inginkan
pasti itu yang kau dapat karnah tuhan telah berkata didalam kitab penunjuk
jalan arah manusia menuju keabadian yang kekal
yang tersusun rapih bagekan tiada sedikitpun cacat yang tersembunyi
dikitab itu.
Apakah kau wahai
makluk cerdas seperti manusia tidak pernah berfikir sedikitpun mengenai makna
yang terkandung didalam kita seribu satu penyelesaian manusia apakah manusia
telah sengaja mengabaikan peringatan dan juga bantuan yang telah tuhan catata
secara tertulis dan bahkan terukir rapih nan elok dikulit unta yang gagah
perkasa,mengertilah mengertilah ku pinta padamu duhai makluk kebanggaan tuhan







0 komentar:
Posting Komentar