Minggu, 08 Mei 2016

Syair Tujuan Hidup Sang Makluk Cerdas Manusia



   Bagaikan bongkahan emas didalam sangkar yang begitu manis dan elegannya  orang yang berada didalamnya  dan sebuah ukiran bernuansa  islami yang mengelilingi  bingkai emas itu bagekan berasa dinegeri  yang  sinarnya selalau berporos pada langit yang tidak bisa dijangkau oleh akal fikir makluk cerdas seperti manusia.

   Tiada lah seorang pun berfikir di alam fana ini apalah tujuan orang hidup dialam fana ini,apakah sebuah jabatan,apalah sebuah pundi pundi kekayaan kalo yang kitab butuhkan hanyalah tiket jembatan putih menuju alam keabadian dinegeri  yang dihuni oleh bidadari cantik nan elok rupanya yang dapat membuat siapa saja yang melihatnya terpanah oleh api suci dari tuhan yang maha esa.

   Disanahlah keabadian yang benar benar nyata disanahlah tempat apapun yang kau inginkan pasti itu yang kau dapat karnah tuhan telah berkata didalam kitab penunjuk jalan arah manusia menuju keabadian yang kekal  yang tersusun rapih bagekan tiada sedikitpun cacat yang tersembunyi dikitab itu.


   Apakah kau wahai makluk cerdas seperti manusia tidak pernah berfikir sedikitpun mengenai makna yang terkandung didalam kita seribu satu penyelesaian manusia apakah manusia telah sengaja mengabaikan peringatan dan juga bantuan yang telah tuhan catata secara tertulis dan bahkan terukir rapih nan elok dikulit unta yang gagah perkasa,mengertilah mengertilah ku pinta padamu duhai makluk kebanggaan tuhan 

0 komentar:

Posting Komentar